Senin, 27 Februari 2017

Sejarah Nama Kecamatan Talang Muandau Pemekaran Pinggir



      



      Kecamatan Talang Muandau atau biasa disebut Mandau merupakan salah satu Kecamatan pemekaran dari Kecamatan Pinggir yang sudah diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, Dan Kerjasama Direktorat Jenderal Administrasi Bina Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Dr Drs Rizari MBa MSi.
Pemerintah memberikan nama Kecamatan Talang Muandau  tersebut hampir bersamaan dengan Kecamatan Mandau yang merupakan Kecamatan induk dari Kecamatan Bathin Solapan. 
       'Talang' memiliki makna anak pedalaman yang masih hidup dengan keterbelakangan. Ditahun 1718 silam, anak pedalaman atau penduduk pribumi yang menetap di Desa Beringin ini sering disebut dengan istilah 'Talang'. Selanjutnya asal kata 'Muandau' yang dibunyikan sama dengan 'Mandau' itu berasal nama suatu sungai yang awalnya sungai tersebut bernama sungai Jantan. "Jadi awalnya sebelum diberi nama sungai Siak namanya adalah sungai Jantan. Sungai Muandau juga begitu, nama awalnya sungai Kali Munting. Raja Koto Gasip, Panglima Sigimbam dalam perjalanannya membawa rakyat untuk bekerja kehabisan bekal makanan. Kemudian bekal makanan yang ada nasi, ubi, keladi dan kangkung serta lainnya dicampur dengan air sungai Mandau ini agar seluruh rakyatnya tidak kelaparan saat itu."Talang Muandau yang dimaksud adalah gabungan 2 suku kata yang memiliki makna tentang sejarah masyarakat Desa Beringin dan sekitarnya. "Jadi Talang Muandau itu anak pedalaman yang tinggal disekitar sungai kini sudah mulai maju dengan adanya campuran budaya dan ras yang masuk ke Desa Beringin. Anak pedalaman yang kini sudah menjadi orang sukses dan berpendidikan tinggi. Namun sejarah daerah Kecamatan Talang Muandau tetap harus dilekatkan agar generasi penerus berikutnya tahu.